Omni Marketing Mencakup Seluruh Aspek Produk

0
19
(Foto: William Iven @firmbee)

Marketing is a strategic business discipline that directs that process of creating, offering, and exchanging value from one initiator to its stakeholders“- Hermawan Kartajaya

Pemasaran adalah tentang nilai (value) produk (barang atau jasa) yang ingin disampaikan, termasuk cara menyampaikannya, dari produsen kepada pelanggannya. Karena urusannya dengan pelanggan yang senantiasa berubah maunya, maka pemasaran senantiasa berurusan dengan pasar yang senantiasa berubah.

Begitu luasnya cakupan pemasaran. Sebenarnya dengan definisi  yang disampaikan Hermawan Kartajaya di atas, secara otomatis marketing adalah sesuatu yang omni, mencakup segala aspek dan sendi perusahaan.

Omnimarketing tidak terbatas hanya pada bagaimana perusahaan mengenalkan produknya kepada pelanggan atau calon pelanggan. Tidak hanya pada cara jualnya konvensional dan modern. Tapi lebih luas daripada itu.

Menurut saya, omnimarketing mencakup seluruh aspek produk. Mulai dari merencanakan, memproduksi, mengenalkan, menjual, dan memberikan layanan. Tentu untuk bisa mencapai semua itu, dapat dilakukan secara bertahap sesuai prioritas dan sumber daya yang dimiliki.

Contohnya begini. Dalam teknologi produksi, ada perpaduan antara SDM dan mesin atau robotika. Bahkan bisa sampai kepada penggunaan kecerdasan buatan. Tentu hal ini akan lebih memudahkan pada kustomisasi/penyesuaian produksi dengan keinginan pelanggan.

Hal tersebut berarti bahwa omni di aspek produksi akan berpengaruh pada pelanggan, yang tidak lain merupakan aspek dalam pemasaran.

Selain itu, penggunaan mesin, mekanisasi, robotik, dan kecerdasan buatan akan memberikan dampak efisiensi biaya. Dengan biaya yang lebih efisien diharapkan dapat meningkatkan keunggulan bersaing produk yang dihasilkan.

Dalam organisasi bisnis pemasaran (marketing) dapat di-omni-kan dengan keuangan (finance) . Omnimarketing + finance menuntut pemasar memiliki wawasan keuangan. Bagaimana kebijakan dan tindakan pemasaran berdampak pada finansial perusahaan.

Pemahaman ini akan membawa kita pada sebuah perhitungan di organisasi pemasaran: kegiatan atau program pemasaran ini akan dapat memberikan kontribusi keuangan sekian.

Nah, dengan pemahaman dan argumen demikian, akan membuat program pemasaran didukung oleh keuangan dengan anggaran yang memadai. Pada sisi lain, bagian keuangan meyakini bahwa uang yang dikeluarkan oleh bagian pemasaran akan berdampak positif pada keuangan perusahaan.

Itu sedikit gambaran dari omnimarketing, yang mampu masuk di semua aspek perusahaan.  (Wiyanto Sudarsono*)

*) Penulis adalah alumnus IPB yang tinggal di Gresik, bekerja di sektor pertanian, pegiat literasi, dan menulis beberapa buku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here