Magang Online atau Offline?

0
28

Oleh: Farcha M M

(Foto: Green Chameleon @craftedbygc)

gemahripah.co – Salah satu syarat kelulusan mahasiswa di beberapa kampus adalah harus mengikuti program magang. Tapi magang memang memiliki banyak manfaat, karena bisa memberikan pengalaman langsung mengenai dunia kerja.

Selama pandemi, berbagai perusahaan dan instansi mengadakan magang secara online. Tentu kalian nggak bisa membayangkan, bagaimana sih magang online itu? Apakah cukup efektif? Apakah ada hasilnya? Pertanyaan-pertanyaan itu wajar saja, jika kita belum pernah menjalaninya.

Sebenarnya, magang offline ataupun online sama-sama memberikan manfaat kepada kalian, lho! Lantas, apa sih yang membedakan magang online atau offline? Berikut ini setidaknya beberapa hal yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari magang online dan offline.

  1. Manajemen Waktu

Beberapa orang mungkin kesulitan dalam hal manajemen waktu. Nah, bagi kalian yang menjalani magang offline tapi susah untuk bangun pagi, akan sangat sulit datang tepat waktu. Karena semua perusahaan dan instansi menetapkan jam masuk masing-masing.

Sedangkan untuk magang online, waktunya lebih flexible, sehingga kalian tidak perlu siap-siap mandi ataupun dandan. Waktu kalian pun tidak terbuang untuk perjalanan dan bisa menghemat biaya transport.

  1. Relasi

Jika kalian magang offline, kalian akan bertemu dengan banyak orang dan saling mengenal satu sama lain. Kalian bisa berinterkasi mulai dari pegawai antar divisi maupun dari divisi yang berbeda. Hal ini tentu akan menambah wawasan kalian karena bisa sharing mengenai hal-hal lain di luar pekerjaan.

Sedangkan untuk magang online,  kalian hanya mengenal orang-orang yang ada di divisi tempat kalian magang, dan tidak bisa berinteraksi secara langsung layaknya magang offline. Sehingga bisa dikatakan tingkat sense of belonging-nya jika masih rendah, karena tidak bisa tatap muka secara langsung.

  1. Pemberian Tugas

Pemberian tugas magang online, alurnya tidak jauh berbeda dengan tugas yang diberikan dosen di kampus. Setelah tugas dikerjakan, kemudian dikumpulkan sesuai batas waktu yang ditentukan. Pada magang online,  lebih banyak teori dibanding praktik.

Pada magang offline, kalian dituntut untuk bekerja secara langsung sehingga skill kalian bisa lebih terasah.  Memang tujuan magang adalah agar mahasiswa merasakan dunia kerja secara langsung.

Selain itu, magang online seringkali timbul misscommunication. Misalnya apa yang diinginkan oleh pembina magang ditangkap dengan maksud yang berbeda oleh peserta magang, sehingga hasilnya kurang maksimal.

Nah, kalian lebih pilih yang mana, magang online atau offline? (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here