Tiga Alasan Mengapa CSR Penting untuk Perusahaan

0
19
Senyuman anak-anak dari keluarga miskin di distrik Chuppah, provinsi Gia Lai Vietnam. (Foto: Larm Rmah @larm)

gemahripah.co – Sebuah perusahaan dapat menunjukkan tanggung jawab sosialnya (lebih dikenal dengan CSR, social corporate responsibility) dalam banyak hal, termasuk dalam bentuk sumbangan untuk amal, relawan yang berasal dari karyawan, proses produksi yang sadar lingkungan, praktik kerja etis, dan banyak lagi.

Seperti dilansir The U.S. Chamber of Commerce Foundation, aktivitas CSR sebuah perusahaan  akan mendapatkan pengakuan dari  masyarakat. Melalui CSR, perusahaan tidak hanya membantu masyarakat, tapi  juga menuai beberapa manfaat. Berikut adalah tiga manfaat utama dari program CSR.

  1. Keterlibatan Karyawan

Menurut survei yang dilakukan oleh Apparo pada tahun 2017, perusahaan yang mendorong karyawannya untuk menjadi sukarelawan melalui pekerjaan pro bono selama jam kerja, menciptakan karyawan yang termotivasi.

Para karyawan merasa bahwa perusahaan tempat mereka bekerja menghargai aktivitas mereka. Para karyawan tersebut juga merasa bersemangat dengan kesempatan untuk menjadi kreatif dengan keahlian mereka untuk tujuan yang baik.

  1. Pelanggan yang Loyal

Konsumen berpikir secara sadar tentang produk dan layanan yang mereka beli. Dalam survei yang dilakukan oleh Nielson, 66% para partisipan mengatakan mereka membayar lebih untuk produk dan layanan dari perusahaan yang mengimplementasikan program CSR.

Sebanyak 56% partisipan yang membayar lebih tersebut mengatakan bahwa  barang dan jasa yang mereka beli merupakan merek yang dikenal karena nilai sosialnya. Pelanggan akan setia kepada  produk dari sebuah perusahaan, jika nilai perusahaan tersebut selaras dengan nilai yang mereka yakini.

  1. Perhatian Publik yang Positif

CSR mampu secara aktif memposisikan sebuah perusahaan  sebagai panutan positif bagi perusahaan lain dan masyarakat. Selain itu, ketika sebuah perusahaan dikenal karena aktivitas sosialnya, akan mendapat apresasi dari berbagai pihak, termasuk media massa.

Memang ada adagium dalam dunia jurnalistik, bahwa berita buruk adalah kabar baik (bad news is good news)  yang memiliki nilai jual berita. Tapi ketika ada banyak berita buruk yang ditulis media massa, pembaca menjadi jengah dan lebih memilih berita positif, menarik, bermanfaat dan menginspirasi.

Belum lagi dengan adanya berbagai penghargaan pada berbagai kompetisi berkaitan dengan CSR. Misalnya saja ajang kompetisi  “Corporate Citizenship Corporate Foundation AS”. Ajang kompetisi yang saat ini memasuki tahun ketigapuluh itu, memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memiliki inisiatif sosial dan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here