Pertumbuhan Melambat, Saham Nio Inc Turun 7%

0
20
Interior NIO EP9, mobil sport dengan dua tempat duduk bertenaga listrik yang diproduksi oleh NIO. (Foto: Macau Photo Agency @macauphotoagency)

gemahripah.co – Perusahaan kendaraan listrik Tiongkok, Nio Inc, menyatakan pada Senin (1/3/2021), bahwa sahamnya turun 7% karena turunnya angka penjualan pada kuartal tahun ini.

Seperti dilansir Reuters, Nio muncul sebagai penantang kuat Tesla di Tiongkok, setelah perusahaan itu menerima dana dari pemerintah senilai $ 1 miliar tahun lalu. Suntikan dana tersebut dilakukan untuk menyelamatkan Nio dari ambang kebangkrutan.

Sementara Tesla terus mendominasi pasar kendaraan listrik di Tiongkok, Nio juga menghadapi persaingan dari pesaing lokal seperti Xpeng Inc, yang pada Januari 2021 mendapatkan  kredit 12,8 miliar yuan ($ 1,98 miliar) dari bank-bank Tiongkok.

Nio yang membuat kendaraan listrik sport ES8 dan ES6, mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan pengiriman 20.000 hingga 20.500 kendaraan pada kuartal pertama, dibandingkan dengan 17.353 kendaraan pada kuartal keempat.

Peningkatan berurutan sekitar 15% hingga 18% ini, bagaimanapun, lebih rendah dari kenaikan 42% dalam pengiriman yang dilaporkan pada kuartal keempat.

Manajemen Nio juga mengatakan bahwa pengiriman produknya melambat menjadi 5.578 kendaraan pada Februari, dari 7.225 kendaraan pada Januari.

Hal itu terjadi pada saat aktivitas pabrik di Tiongkok  melambat selama sembilan bulan, karena permintaan luar negeri yang lemah dan akibat adanya pandemi Covid-19.

Nio Inc didirikan pada tahun 2014 oleh William Li, Lihong Qin dan Hsien Tong Cheng. Pabrikan otomotif tersebut  berbasis di Shanghai.

Semula Nio hanya menjual produknya untuk pasar Tiongkok saja, tapi pihak manajemen memutuskan akan memasarkan kendaraan listriknya ke Eropa pada paruh kedua tahun 2021. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here