Industri Pupuk Menyumbang Ekonomi AS Sebesar USD 130 Miliar

0
15
(Foto: Margy Eckelkamp)

gemahripah.co – The Fertilizer Institute (TFI) hari ini merilis Studi Dampak Ekonomi Industri Pupuk, menyoroti pentingnya dan kontribusi ekonomi dari industri pupuk Amerika Serikat (AS) bagi ekonomi nasional, negara bagian dan lokal.

Studi tersebut menemukan bahwa industri pupuk menyumbang lebih dari USD 130 miliar (sekitar Rp1,9 triliun) dan hampir 500.000 lapangan pekerjaan bagi ekonomi AS pada tahun 2019.

“Industri pupuk tidak hanya membantu menyediakan makanan di meja makan Anda, kami juga membantu menumbuhkan ekonomi AS,” kata Presiden dan CEO TFI Corey Rosenbusch.

Dianggap sebagai industri penting selama pandemi COVID-19, produsen pupuk, grosir, pengecer, dan distributor memiliki dampak positif yang berkelanjutan pada komunitas di seluruh negeri.

“Kami sering menyoroti bahwa pupuk bertanggung jawab atas lebih dari setengah produksi pangan dunia. Itu berarti bahwa tanpa industri pupuk, ketersediaan pangan bagi penduduk bumi hanya setengah dari kebutuhan pangan populasi buni yang terus bertambah,” ungkap Rosenbusch.

Menurutnya, data dalam studi tersebut menunjukkan bahwa industri pupuk tidak hanya memberi makan dunia, tapi juga memberi makan ekonomi AS, negara bagian dan lokal, melalui lapangan pekerjaan dan upah langsung dan tidak langsung.

“Pergerakan pupuk saja menguntungkan ekonomi kita hingga hampir USD 9 miliar per tahun,” jelasnya.

Publikasi studi yang dilakukan untuk TFI oleh John Dunham and Associates, adalah puncak dari pengumpulan data selama berbulan-bulan. Termasuk kontribusi arah, kontribusi pemasok dan dampak positif hilir dari seluruh rantai nilai industri pupuk, dari produsen hingga grosir, pengecer dan barang dan penyedia layanan. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here