Pantai Panjang, Sorga Bagi Penikmat Senja

0
70
Pantai Panjang di kala senja. (Foto: Sukodim)

gemahripah.co – Propinsi Bengkulu memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Daratannya dilintasi Pegunungan Bukit Barisan, dengan keanekaragaman flora. Puspa langka Bunga Raflesia adalah salah satu di antaranya.

Di sisi barat yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, garis pantai sepanjang 525 kilometer membentang dari Kabupaten Kaur hingga Mukomuko. Tak heran jika Provinsi Bengkulu memiliki banyak pantai yang indah memanjakan mata. Pantai Panjang adalah salah satunya.

Pantai Panjang memiliki garis pantai 7 kilometer dengan lebar sekitar 500 meter. Terletak satu garis dengan Pantai Tapak Paderi dan Pantai Zakat. Jarak dari Bandara Fatmawati ke Pantai Panjang kurang lebih 18 kilometer. Dalam kondisi normal, hanya dibutuhkan waktu  sekitar 17 menit  dengan kendaraan bermotor.

Seorang anak sedang bermain pasir, sementara orang tuanya mengamati dari kejauhan sambil menikmati es kelapa muda. (Foto: Sukodim)

Pantai ini selalu ramai, dari pagi sampai malam, gaes. Di sepanjang pantai berderet penjual kelapa muda, jagung bakar dan kacang rebus. Ada taman pasir putih, taman bonsai, anjungan, sport center, restoran seafood, kafe dan hotel. Di seberang pantai berdiri megah Bencoolen Mall, pusat perbelanjaan yang lumayan luas.

Pagi hari banyak pengunjung jalan kaki dan jogging di bibir pantai, atau di lintasan yang sudah disiapkan. Jika hari mulai panas, mereka bisa berteduh di bawah pohon cemara, menikmati hembusan angin sambil minum es kelapa muda.

Ketika cuaca cerah, banyak pengunjung yang datang untuk menikmati senja.

Jika senja dan cuaca bersahabat, pengunjung membludak. Muda-mudi Kota Bengkulu menepi, menikmat matahari terbenam di cakrawala barat. Karena Pantai Panjang adalah surga bagi para penikmat senja.

Malam hari juga tak kalah ramai, gaes. Kafe-kafenya enak buat nongkrong, sambil diskusi dan minum kopi. Belum lagi restoran-restoran seafood-nya. Ikan segar dan hasil laut Samudera Hindia recomended banget untuk makan malam kalian.

Minimal dua kali dalam seminggu saya ke pantai ini. Biasanya sore hari. Jogging sambil menikmati hembusan angin samudera. Selepas itu, baru minum es kelapa muda plus kacang rebus dan jagung bakar.

So, jika kalian sudah jenuh dengan rutinitas, menepilah sejenak ke pantai ini. Jangan lupa, tetap terapkan protokol Covid 19 dan jangan buang sampah sembarangan yaa. (Sukodim*)

*) Penulis adalah alumus Pertanian UB, saat ini menjadi staf penjualan Petrokimia Gresik untuk wilayah Bengkulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here