Mixte, Desain Sepeda Prancis Buruan Kolektor

0
32

Oleh: Amie Priyono *)

Sepeda Mixte. (Sumber foto: Lovely Bicycle)

gemahripah.co – Bagi kolektor, sepeda jenis mixte (diucapkan meext dalam bahasa Prancis, dan mix-tee dalam bahasa Inggris) layak untuk dikoleksi. Sepeda ini memiliki top tube (palang atas) ganda berdiameter kecil, yang membentang dari atas head tube  (tabung dudukan setir) hingga ke bagian belakang.

Mixte mulai diproduksi pada awal abad 20 di Eropa. Sepeda dengan desain frame unik dan stabil ini semula diproduksi oleh pabrikan Prancis, Rene Herse dan Peugeot, setelah perang dunia II. Istilah mixte, dalam Bahasa Prancis berarti gender campuran, maksudnya sepeda jenis ini bisa digunakan oleh lelaki dan perempuan.

Kent Peterson, penghobi sepeda dan blogger terkenal dari Washington, mengatakan bahwa dia pertama kali mulai tertarik dengan sepeda berbingkai mixte sekitar awal 1970-an.  Ketika terjadi guncangan harga minyak dunia pada era Presiden Nixon, yang memicu gerakan bersepeda masyarakat AS.

“Rangka mixte dengan top tube kembar menjadikan sepeda lebih kuat namun cukup ringan. Di Eropa dan Jepang, sepeda itu dikendarai oleh lelaki dan perempuan. Tetapi di Amerika Serikat, sepeda ini dianggap sebagai sepeda perempuan,” ujarnya.

Selama masa kejayaan mixte di Amerika Utara, pasar di AS dan Kanada banyak dibanjiri sepeda mixte yang diproduksi oleh pabrikan besar maupun kecil, dengan berbagai merk. Tetapi pada akhir 1980-an dan 1990-an, ketika sepeda gunung menjadi sepeda pilihan, popularitas mixte memudar.

Apakah Mixte Khusus untuk  Perempuan?

Dalam esai ilmiah tentang kaitan sepeda dan jenis kelamin, pemerhati desain sepeda dari Inggris Nicholas Oddy mengidentifikasi bahwa top tube sebagai penanda  jenis kelamin pengendaranya.

“Sejak awal, sepeda apa pun yang tidak memiliki ‘palang’ yang jelas dianggap berjenis kelamin perempuan. Tapi kehadiran sepeda mixte yang berasal dari Prancis pada periode setelah perang dunia II, mulai muncul istilah baru, yaitu sepeda unisex,” jelasnya.

Persepsi umum di kalangan penggemar sepeda, sepeda jenis mixte tidak mengenal gender, semua bisa mengendarainya. Sepeda jenis ini menjadi alternatif, terutama untuk pengendara yang sering berhenti dan naik dan turun dari sepedanya, karena top tube-nya yang rendah.

Tim dan Glenda Wilhelm dalam bukunya “Bicycle Touring Book” (1980), memuji mixte sebagai pilihan yang tepat untuk pria dan wanita bertubuh pendek, yang ingin mengangkangi sepeda roda 27 inci dengan nyaman.

Kekuatan Sepeda Mixte

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak pabrikan yang terpesona oleh daya tarik estetika dan manfaat frame sepeda mixte, kemudian memproduksinya lagi.  Pada tahun 2010, PUBLIC Bikes San Francisco memproduksi sepeda mixte dengan Seri “M” (mixte) PUBLIC.

Adam McDermott, salah satu pendiri Linus Bikes di Venice, California, menyampaikan bahwa mixte berbahan chromoly sesuai untuk kaum urban. “Ada sesuatu yang modern dan arsitektural dalam desainnya, yang menurut saya menarik untuk tipe city bike,” paparnya.

Menurut Rivendell Grant Petersen, pemilik Rivendell Bicycle Works,  dia tidak mengerti mengapa orang-orang melihat ‘jenis kelamin’ sepeda dari frame-nya. “Sepeda mixte bisa dikendarai untuk semua jenis kelamin. Frame mixte dengan konfigurasi tube yang tepat, bahkan dapat digunakan untuk touring dan off-road,” jelasnya.

Tapi apapun yang dikatakan orang, para penggemar dan kolektor sepeda menghargai mixte karena kemampuannya untuk dikendarai, dan kegunaannya bagi pengendara  semua jenis kelamin dan ukuran. Yang tidak kalah pentingnya, desain mixte mengingatkan kembali pada periode yang sangat indah dalam sejarah desain sepeda. (Terjemahan dari artikel dengan judul “Mixte – Vintage Frame Design adalah Tren Baru Sepeda Kota yang Stylish”, ditulis oleh Anne Mathews, pernah dimuat di Momentum Magazine)

*) Aktivis lingkungan hidup, atlet sepeda gunung, tinggal di Gresik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here