Kandang yang Ideal Menentukan Produktivitas Sapi

0
11
(Foto: gemahripah.co)

gemahripah.co – Salah satu faktor yang mentukan produktivitas sapi adalah manajemen kandang. Sebab kandang berkaitan erat dengan kesejahteraan sapi. Kandang yang ideal, menjadikan sapi lebih sehat dan tidak mudah terserang berbagai penyakit, sehingga mendukung produktivitasnya.

Seperti dilansir oleh laman Ternak Sehat FKH UGM, kandang yang ideal bisa melindungi sapi dari berbagai cuaca seperti panas, dingin, dan hujan. Selain itu, kandang yang ideal dibutuhkan untuk mendukung kegiatan produksi, dan sebagai tempat untuk peternak untuk melakukan kegiatan usaha.

Syarat Membuat Kandang yang Ideal

  1. Kandang dibuat dari bahan dengan kualitas yang baik.
  2. Luas kandang harus sesuai dengan standar peruntukannya serta disesuaikan dengan jumlah sapi pada kandang.
  3. Luas kandang dibuat dengan mempertimbangkan tingkat kemudahan dalam membersihkan kandang, misal lantai dibuat dengan kemiringan 5-10° mengarah ke selokan dan tidak licin.
  4. Kandang dibuat sedemikian rupa sehingga area kandang mendapatkan sinar matahari yang cukup pada pagi dan sore hari.
  5. Sistem ventilasi diatur agar sirkulasi udara berjalan dengan baik. Kelembapan yang dibutuhkan sapi adalah 60-70%.
  6. Atap kandang dibuat dari bahan yang ringan namun memiliki daya tahan yang baik dan dapat melindungi sapi dari berbagai cuaca.
  7. Dinding kandang sapi dibuat kokoh agar sapi terlindungi dari terpaan angin. Tipe kandang sapi yang cocok di Indonesia adalah kandang dengan dinding setengah terbuka agar sirkulasi udara berjalan optimal.
  8. Tempat pakan dibuat lebar untuk memudahkan sapi mengambil pakan.
  9. Tempat minum didesain sedemikan rupa agar air selalu tersedia setiap hari.

Ukuran Kandang Sapi yang Ideal

Ukuran kandang sapi yang ideal, tidak terlalu luas namun juga tidak terlalu sempit. Hal tersebut bertujuan agar sapi dapat melakukan aktivitas dengan leluasa.

  1. Panjang dan lebar lantai untuk sapi lokal adalah 2,10 x 1.45 meter. Sementara untuk sapi impor yaitu 2,10 x 1,5 meter.
  2. Tempat pakan dan air minum dibuat
  3. Kedalaman tempat pakan adalah ±40 cm.
  4. Kedalaman tempat air minum adalah ±40 cm.
  5. Ukuran selokan, kedalaman ±20 cm dengan lebar 20-30 cm.
  6. Jalan di antara kandang baris dibuat dengan lebar 1 meter

Arah dan Lokasi Kandang Sapi yang Ideal

  1. Untuk tipe kandang tunggal, arah kandang dibangun menghadap ke timur.
  2. Untuk kandang ganda, arah kandang dibangun menghadap ke arah utara dan selatan dengan posisi membujur.
  3. Arah kandang dibuat dengan mempertimbangkan cahaya matahari yang berfungsi sebagai desinfektan alami untuk menghambat perkembangbiakan bakteri.
  4. Lokasi ideal untuk peternakan sapi adalah daerah yang terletak jauh dari pemukiman warga namun mudah diakses oleh kendaraan. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari bau kotoran sapi yang dapat mengganggu masyarakat sekitar.
  5. Kandang sebaiknya terpisah dari rumah dengan jarak minimal 10 meter, agar tidak terjadi pencemaran sumber-sumber lain seperti misalnya selokan dan irigasi.
  6. Namun jika kondisi tidak memungkinkan, peternak dapat membangun barrier (tembok pembatas) setinggi 3 meter sebagai peredam angin.
  7. Lahan peternakan sebaiknya memiliki area untuk bangunan tempat tinggal karyawan dan gudang.
  8. Lokasi lahan peternakan harus berada pada wilayah yang bebas penyakit ternak, seperti antraks dan Penyakit Mulut dan Kuku. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here