Foto Esai Djatmiko Prijambodo: “Semua Anak Berhak Bahagia”

0
35

Semua anak punya hak untuk bahagia, bebas bermain menikmati masa kecilnya. Orang tua berkewajiban membahagiakannya Dan para kakek di mana pun sama saja, mereka ingin selalu memanjakan cucu-cucu mereka. Entah itu kakek pensiunan jenderal, menteri, dokter, direktur BUMN, atau kakek yang masih aktif bekerja sebagai petugas pengangkut sampah rumah tangga.

Kakek pengangkut sampah dan cucunya ini saya bidik dengan kamera ponsel saat mengangkut sampah di depan rumah, Jl. Lamongan, Gresik, pada bulan Ramadhan tahun 2019. Si cucu yang naik di depan gerobak sampah tampak murung, matanya masih terlihat sembab. Sepertinya habis mengeluarkan air mata.

Si kakek tidak tega, dia ajak cucu yang dicintainya itu keluar masuk kampung sambil menarik gerobak sampahnya. Sesekali dihiburnya si cucu, dijanjikan akan dibelikan gula-gula jika pekerjaanya usai. Tujuannya hanya satu, cucunya tidak sedih lagi dan pulang dengan gembira.

Mari ikut kakek, jangan menangis lagi.

Ada anak yang tidur di istana raja, rumah mewah, hotel berbintang, dan di apartemen tinggi menjulang. Ada juga anak-anak yang tertidur lelap di rumah petak, gubuk reyot dan di dalam gerobak dengan alas tumpukan karton bekas. Siapa di antara mereka yang tidur dengan pulas? Anak gedongan yang tinggal di perumahan mewah atau anak pemulung di rumah beratap langit? Sepertinya sama saja.

Ketika kantuk mereka datang, anak-anak akan tidur pulas di mana pun mereka membaringkan tubuhnya. Seperti halnya anak pemulung yang saya bidik dengan menggunakan ponsel, pada bulan Ramadhan tahun 2019. Saat itu gerobak orangtuanya berhenti di depan depot bakso di Jl. Jawa, Gresik. Dia tertidur lelap, tidak terganggu dengan bisingnya lalu lintas di sekitarnya. Mimpi apakah yang terlintas dalam tidurnya?

SI anak begitu pulasnya tidur di tumpukan barang bekas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here