Manfaat Gula Kelapa untuk Kesehatan

0
13
Gula kelapa memiliki IG rendah. (Foto: gemahripah.co)

gemahripah.co – Gula kelapa adalah salah satu gula yang dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai pemanis  berbagai makanan dan minuman, selain gula aren dan gula pasir. Tapi yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah gula pasir atau gula putih (gula refinasi). Padahal gula kelapa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Sperti dilansir NDTV Food, akhir-akhir ini gula kelapa kembali dilirik oleh orang-orang yang peduli pada pola hidup sehat. Karena gula kelapa memiliki kandungan fruktosa dan indeks glikemik yang rendah. Gula kelapa juga mengandung lebih banyak mineral dan antioksidan dibandingkan dengan gula putih biasa.

Faktor lain yang membuat gula kelapa lebih unggul dari pemanis lain, pada proses pembuatannya relatif lebih alami.  Gula kelapa bukanlah turunan langsung dari kelapa, tapi dibuat dari nira kelapa yang direbus dan didehidrasi.

Berikut adalah manfaat gula kelapa yang membedakannya dari gula refinasi.

Indeks Glikemik Rendah

Indeks glikemik (IG) adalah ukuran yang mengevaluasi makanan yang mengandung karbohidrat dan dampaknya terhadap kadar gula dan glukosa darah kita. Menurut Meher Rajput, Ahli Diet dan Ahli Gizi dari FitPass, gula kelapa memiliki IG rendah, hanya 35. Sedangkan gula refinasi, IG-nya bisa mencapai 60 hingga 65.

Makanan dengan IG  tinggi dapat menyebabkan gula darah melonjak secara tiba-tiba yang berdampak pada kadar insulin di tubuh Anda. Selain itu, gula kelapa mengandung serat yang diketahui bisa memperlambat penyerapan glukosa.

Tinggi Nutrisi

Dalam setiap 1 sendok teh gula merah, mengandung sekitar 16 kalori dan 4 gram karbohidrat.  Selain itu, gula kelapa kaya akan antioksidan, zat besi, kalsium dan kalium.

Lebih Sedikit Fruktosa

Fruktosa adalah varian gula yang dengan cepat diubah menjadi lemak oleh tubuh kita. Fruktosa tidak mudah dipecah, dan hanya hati yang mampu memecah fruktosa. Penguraian kompleks ini mengarah pada pembentukan trigliserida (suatu bentuk lemak). Gula kelapa mengandung 70 hingga 75 persen sukrosa, dan sekitar 20 hingga 30 persen fruktosa lebih rendah dibandingkan dengan gula refinasi.

Elektrolit gula merah lebih lebih baik karena mengandung kalium, magnesium, dan natrium yang tinggi, sehingga memiliki kemampuan untuk mengatur kadar air dalam tubuh. Gula kelapa memiliki kalium sekitar 400 kali lebih banyak daripada gula putih.

Baik untuk Usus

Serat dalam gula kelapa  memiliki kemampuan untuk memicu pertumbuhan bifidobacteria usus. Bifidobacteria dikenal mampu membantu memulihkan bakteri baik dalam usus dan juga meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Bifidobacteria diketahui memproduksi tiamin, riboflavin, vitamin B6, dan vitamin K.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari gula kelapa, Anda harus cermat ketika akan membelinya. Karena ada beberapa gula kelapa yang dicampur dengan gula tebu. Harga gula kelapa juga relatif  lebih mahal dibandingkan dengan gula tebu biasa. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here