6 Buah dan Sayur yang Bisa Menurunkan Risiko Kanker

0
109
(foto: gemahripah.co)

gemahripah.co – Banyak penelitian membuktikan bahwa makanan yang masuk ke tubuh akan berpengaruh pada kesehatan kita. Jika yang masuk adalah makanan sehat maka akan sehat lah tubuh kita. Tapi sebaliknya, makanan yang tidak sehat bisa menjadi penyebab penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker.

Pertumbuhan kanker terbukti sangat dipengaruhi oleh diet kita. Banyak sayur dan buah yang  mengandung senyawa bermanfaat yang bisa membantu mengurangi pertumbuhan kanker. Seperti dilansir oleh Heathline, sedikitnya ada 6 buah dan sayur yang bermanfaat untuk menurunkan risiko kanker.

  1. Brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa tanaman yang memiliki sifat antikanker yang kuat. Dalam salah satu penelitian disebutkan,  sulforaphane mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara hingga 75%.

Pada penelitian lain pernah dilakukan pemberian sulforaphane pada tikus, terbukti  membantu membunuh sel-sel kanker prostat dan mengurangi volume tumor lebih dari 50%.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa asupan brokoli dapat dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah.

  1. Wortel

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa makan lebih banyak wortel dikaitkan dengan penurunan risiko kanker jenis tertentu, seperti mengurangi risiko kanker lambung hingga 26%.

Studi lain menemukan bahwa asupan wortel yang lebih tinggi dikaitkan dengan 18% kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat.

Satu studi menganalisis diet 1.266 orang dengan dan tanpa kanker paru-paru. Ditemukan bahwa perokok  yang tidak makan wortel tiga kali lebih mungkin terkena kanker paru-paru, dibandingkan dengan mereka yang makan wortel lebih dari sekali per minggu.

  1. Kacang (Bean)

Kacang mengandung serat tinggi, yang menurut beberapa penelitian dapat membantu melindungi terhadap kanker kolorektal.

Satu studi diikuti 1.905 orang dengan riwayat tumor kolorektal, dan menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi lebih banyak kacang kering yang dimasak cenderung memiliki risiko kekambuhan tumor yang menurun.

Sebuah penelitian pada hewan juga menemukan bahwa memberi makan tikus kacang hitam,  kemudian menginduksi kanker usus besar menghambat perkembangan sel kanker hingga 75%.

Penelitian itu juga menyebutkan, mengkomsumsi beberapa porsi kacang setiap minggu dapat meningkatkan asupan serat dan membantu menurunkan risiko kanker.

  1. Jeruk

Makan buah jeruk seperti lemon, limau, dan jeruk bali, dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah dalam beberapa penelitian.

Sebuah penelitian menemukan bahwa partisipan yang makan jumlah buah jeruk yang lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena kanker saluran pencernaan dan saluran pernapasan atas.

Sebuah penelitian lain menemukan bahwa asupan buah jeruk yang lebih besar dikaitkan dengan penurunan risiko kanker pankreas. Selain itu asupan tinggi (setidaknya tiga porsi per minggu) buah jeruk mengurangi risiko kanker perut sebesar 28%.

  1. Tomat

Likopen adalah senyawa yang ditemukan dalam tomat yang membuat tomat berwarna merah cerah. Beberapa penelitian  menemukan bahwa peningkatan asupan likopen yang terkandung dalam tomat dapat menyebabkan berkurangnya risiko kanker prostat.

Sebuah ulasan dari 17 studi juga menemukan bahwa asupan lebih tinggi dari tomat mentah, tomat matang dan likopen semuanya dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker prostat. Studi lain pada 47.365 orang menemukan bahwa asupan saus tomat yang lebih besar, khususnya, dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena kanker prostat.

  1. Bawang putih

Komponen aktif dalam bawang putih adalah allicin, senyawa yang telah terbukti membunuh sel-sel kanker dalam beberapa penelitian. Beberapa penelitian lain telah menemukan hubungan antara asupan bawang putih dan risiko lebih rendah dari jenis kanker tertentu.

Penelitian yang dilakukan pada 543.220 orang,  ditemukan bahwa mereka yang makan banyak sayuran Allium, seperti bawang putih, bawang merah, bawang merah dan bawang merah, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker perut daripada mereka yang jarang mengkonsumsinya.

Sebuah studi terhadap 471 pria menunjukkan bahwa asupan bawang putih yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat.

Studi lain menemukan bahwa partisipan yang makan banyak bawang putih, serta buah-buahan, sayuran kuning pekat, sayuran hijau tua dan bawang bombay, lebih kecil kemungkinannya terkena tumor kolorektal. Namun, penelitian ini tidak mengisolasi efek bawang putih. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here