Berbagai Produk Pengembangan PG Diminati Konsumen Lumajang dan Jember

0
81
Hijradma Pandika Hardono (tengah), diapit oleh Sucahyo Pribadi (kiri) dan Khusnul Al Afkoni (kanan), mendiskusikan produk pengembangan yang diminati konsumen di wilayah kerja mereka. (Foto: gemahripah.co)

gemahripah.co – Penjualan produk pengembangan PT Petrokimia Gresik (PG) di Lumajang dan Jember, seperti Petrogladiator, Petro Biofertil, Petro Cas, dan Kapur Pertanian Kebomas,  cukup bagus. Hal ini tidak lepas dari peran pelaku penjualan di dua kabupaten tersebut, baik SPDP (Staf Perwakilan Daerah Penjualan) maupun PPD (Petugas Penjualan Daerah).

Mereka lah ujung tombak penjualan produk PG, baik nonsubsidi maupun subsidi, seperti produk-produk pengembangan, Petroganik, PHONSKA Plus dan Petro Nitrat. Menurut Hijradma Pandika Hardono, SPDP wilayah Jember, Probolinggo dan Lumajang, pihaknya bertekad agar penjualan berbagai produk PG tersebut bisa meningkat dari tahun ke tahun.

“Salah satu strategi yang kami tempuh adalah dengan melakukan sosialisasi pemupukan berimbang dan lengkap. Yang dimaksud  “lengkap” di sini adalah dengan menambahkan Petro Biofertil, Kapur Pertanian Kebomas, Petrogladiator, dan Petro Cas,” ujar lelaki berkacamata yang akrab dipanggil Dika itu.

Selain itu, jelas Dika, minimal satu kali dalam sebulan dilakukan pertemuan rutin dengan PPD dan Distributor. Dalam pertemuan tersebut didiskusikan berbagai hal, termasuk membahas strategi penjualan produk pengembangan. “Karena produk-produk pengembangan, tidak bisa lepas dari pupuk subsidi dan non subsidi,” tegasnya.

Untuk menjaga ketersediaan produk pengembangan, Dika selalu melakukan koordinasi dengan Departemen Penjualan Produk Pengembangan (P3), unit yang mengurusi produk tersebut. “Koordinasi dilakukan, selain untuk memastikan stok produk pengembangan, juga  menindaklanjuti jika ada permintaan barang atau potensi pasar di wilayah kami,” paparnya.

PPD wilayah Lumajang, Sucahyo Pribadi, menyampaikan bahwa penjualan produk pengembangan di wilayahnya yang sudah jalan cukup lama adalah Petrogladiator. Peningkatan produk dekomposter tersebut, terjadi sejak tahun 2016.

“Awalnya dengan melakukan demplot (demonstration plot) swadaya untuk komoditas kentang dan cabai merah. Aktivitas ini kami lakukan hingga tahun 2017. Keberhasilan demplot tersebut ternyata berhasil mendongkrak penjualan Petrogladiator sejak awal 2018,” akunya.

Petrogladiator banyak diaplikasikan oleh peternak kambing di Lumajang, untuk mendekomposisikan kotoran hewan tersebut. Selain itu, Petrogladiator juga banyak digunakan oleh Mitra Produksi Petroganik untuk mendekomposisikan blotong, bahan baku Petroganik.

“Serapan Petrogladiator yang paling banyak di Kecamatan Senduro, Pasrujambe, Candipuro, Pasirian, dan Kunir. Tapi dua kecamatan dengan  serapan  tertinggi adalah Senduro, untuk peternak kambing, dan Kecamatan Pasrujambe, untuk lahan hortikultura,” papar PPD senior yang akrab dipanggil Pak Pri, oleh koleganya itu.

Selain itu, Pri juga melakukan terobosan ke Dinas Pertanian Lumajang, untuk terlibat dalam program intensifikasi pertanian dengan mengaplikasikan pupuk hayati. Produk yang disodorkannya adalah Petro Biofertil.

“Langkah ini ternyata berhasil, sehingga terjadi transaksi sebanyak dua kali. Yang pertama, Desember tahun 2018, berhasil terjual Petro Biofertil sebanyak 25 ton, disusul kemudian pada April tahun ini sebanyak 8 ton,” ungkapnya.

Di wilayah Jember pun juga terjadi peningkatan penjualan produk pengembangan, meskipun tidak sebesar di Lumajang, utamanya untuk produk Petro Cas. Hal ini disampaikan oleh Khusnul Al Afkoni, PPD wilayah Jember.

“Kecamatan dengan penjualan Petro Cas paling banyak adalah  Ambulu, Wuluhan, Puger, Gumukmas, Kencong dan Kecamatan Jombang. Selain itu, kami juga mulai mengenalkan Petrogladiator dan Petro Biofertil untuk komoditas hortikultura di kecamatan-kecamatan itu,” terangnya.

Pengenalan produk-produk tersebut dilakukan dengan cara sosialisasi dan demplot swadaya, pada awal 2019. Dengan banyaknya demplot yang berhasil, ditandai dengan peningkatan hasil panen, banyak petani yang tertarik untuk membeli Petro Cas.

“Saya optimis tahun ini akan terjadi banyak transaksi Petrogladiator dan Petro Biofertil, karena keberhasilan demplot tersebut. Apalagi ditunjang dengan ketersediaan stok, karena saat ini setiap order dengan kuantum berapapun bisa langsung di kirim ke lokasi,” tegasnya. (Made Wirya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here