Proper Emas dalam Implementasi CSR Butuh Inovasi Otentik dan Unik

0
35
(foto: istimewa)

gemahripah.co – Untuk bisa mendapatkan proper emas dalam implementasi CSR (Corporate Social Responsibility), perusahaan harus melakukan berbagai inovasi. Idealnya adalah gagasan yang otentik dan mempunyai keunikan. Dari sisi sasaran jangkauan, inovasi tersebut bisa berdampak luas dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., MSI, Direktur SODEC (Social Development Studies Center), saat menjadi pembicara dalam seminar  “DRKPL (Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan) Menuju Proper Emas” di PT Petrokimia Gresik, Selasa (3/9).

“Idealnya inovasi-inovasi itu harus dikaitkan dengan pemberdayaan kelompok-kelompok rentan yang ada di masyarakat. Berkaitan dengan sustainable development goals, hemat Saya ini yang menjadi poin-poin penting,” ujarnya.

Ketika sebuah perusahaan mendapatkann proper emas, lanjutnya, akan berdampak pada corporate branding. Hal ini menjadi benefit bagi perusahaan, karena berkaitan dengan pemerintah, utamanya dengan masyarakat.

Saat ditanya mengenai kaitan Program CSR dengan marketing produk perusahaan, Hempri menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar.

“Tapi intinya bagi program-program (marketing) tersebut  berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat. Dalam CSV (creating share value), program CSR juga harus mendorong nilai lebih bagi kepentingan perusahaan,” tegasnya.

Pembicara lain dalam seminar tersebut adalah Danang Arif Darmawan, S.Sos., M.Si., yang memberikan materi tentang proper dan pembangunan masyarakat.

Pada seminar yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Gresik (PG) bekerjasama dengan Departemen Pembambangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fisipol UGM itu, Danang menyampaikan tentang  relasi antara perusahaan dan masyarakat.

“Perusahaan tidak semata-mata hanya mencari keuntungan saja, tapi juga harus memiliki kesadaran dalam konteks menyelesaikan persoalan lingkungan, limbah, juga dalam konteks hubungan yang baik dengan masyarakat,” paparnya.

Perusahaan, terangnya, juga harus memiliki komitmen terhadap lingkungan. Dan dasar komitmen global itu salah satunya adalah sustainable development goals, atau pembangunan yang berkelanjutan.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Utama PG Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa sebagai perusahaan manufacturing PG mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Selama ini kami sudah melaksanakan tanggung jawab kepada masyarakat pada berbagai bidang, baik berupa charity, infrastruktur, pengembangan kapasitas, maupun pemberdayaan,” jelasnya.

Dengan seminar ini, paparnya, pihaknya berharap apa yang sudah direncanakan dan dikerjakan dapat memberikan dukungan yang optimal untuk mencapai proper hijau pada tahun 2019. Dan pada tahun 2020 Rahmad berharap PG akan mendapat proper emas. (Made Wirya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here