Petrokimia Gresik Berikan Beasiswa Rp1,7 Milyar untuk 24 Siswa SMA dan 12 Mahasiswa

0
46
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo (dua dari kiri) dengan salah satu siswa penerima BESTRO angkatan 2020. (Foto: gemahripah.co)

gemahripah.co – Petrokimia Gresik memberikan beasiswa kepada 36 siswa, senilai Rp1.702.800.000,-. Penandatanganan surat perjanjian Beasiswa Petrokimia Gresik (BESTRO)  tahun angkatan 2020 itu dilakukan di Gresik, Rabu (20/1/2020).

Dari nilai tersebut untuk tingkat SMA/SMK berjumlah 24 siswa dengan total bantuan sebesar Rp540.000.000,- untuk biaya SPP dan operasional.

Sedangkan untuk tingkat S1 berjumlah 12 orang dengan total bantuan sebesar  Rp 1.162.800.000,-untuk biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik berkomitmen dalam kegiatan CSR. Salah satu implementasinya adalah melakukan  pengembangan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Gresik.

“Wujud dari komitmen tersebut, Petrokimia Gresik telah memberikan bantuan berupa beasiswa. Beasiswa pendidikan ini diberikan kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, yang  berasal dari Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Dwi Satriyo mengungkapkan, jumlah penerima beasiswa pendidikan S1 yang sudah diberikan oleh Petrokimia Gresik sejak 2012 sudah mencapai 115 mahasiswa, yang tersebar di beberapa perguruan tinggi negeri.

“Sedangkan jumlah keseluruhan penerima beasiswa  pendidikan SMA, sejak tahun 2014 sudah mencapai 221 siswa, yang tersebar di berbagai SMA di kota Gresik,” jelas Dwi Satriyo.

Dari jumlah tersebut, tambahnya, sebanyak 72 orang tingkat S1 dan 147 orang tingkat SMA telah dinyatakan lulus dalam menempuh pendidikan mereka.

Dengan demikian sejak dicanagkannya BESTRO tahun 2012, lanjut Dwi Satriyo, Petrokimia sudah memberikan beasiswa pendidikan untuk SMA dan S1 sebanyak 336 orang dengan nilai Rp19,4 milyar.

“Proses seleksi beasiswa pendidikan S1 dan pendidikan SMA untuk tahun ini, sosialisasinya dimulai pada bulan Oktober 2020 di seluruh SMA di Kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar dan Cerme,” paparnya.

Dwi Satriyo berharap para  penerima beasiswa bisa mencapai cita-cita, dan utamanya bisa berkontribusi dalam kemajuan bangsa dan negara.

“Syukur-sukur di antaranya nanti ada yang berkarya di Petrokimia Gresik, dan bisa mencapai karir tertinggi jadi SVP (super vice president), bahkan menjadi direksi di Petrokimia Gresik,” harapnya.

Sementara itu, Intan Ika Fairuzi (18), salah satu penerima beasiswa pendidikan S1 menyampaikan rasa bersyukurnya bisa mendapatkan beasiswa pendidikan dari Petrokimia Gresik tersebut.

“Sebab banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tidak bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi karena ketiadaan biaya. Alhamdulillah, dengan adanya BESTRO ini sangat membantu orang-orang seperti saya,” jelas mahasiswi Teknik Lingkungan ITS itu.

Hal senada disampaikan oleh Solichanul Hakim Al Farizi (17), siswa SMK PGRI Gresik, yang juga menjadi salah satu penerima BESTRO. Menurutnya, BESTRO menjadi penyemangat untuk menyelesaikan sekolah dengan hasil yang bagus.

“Saya berharap bisa lebih berprestasi dan bisa berkarya lebih banyak lagi,” ujar anak muda yang sejak SMP sudah bisa menghasilkan uang dari membuka usaha dokumentasi video tersebut.

Pada seremonial BESTRO dalam masa pandemi COVID-19 ini, panitia memberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain penerima BESTRO diwakili oleh 2 orang dan orang tua mereka, tamu undangan juga hanya dibatasi sekitar 7 orang saja.

Semua orang yang memasuki Wisma Kebomas, tempat acara berlangsung, wajib menjalani rapid antigen dan menjalankan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). (Ria Hermila)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here