Para Petani AS yang Meraup Pendapatan Lebih Banyak Sebagai Youtuber

0
46
(foto: Zach Johnson)

gemahripah.co – Di kalangan pengakses You Tube, Zach Johnson (34), petani jagung dan kedelai dari Minnesota, dikenal sebagai Millennial Farmer. Dia mengaku menjadi youtuber memberikan penghasilan lima kali lipat lebih banyak, dibandingkan dari hasil pertanian pada tahun lalu. Di konten You Tube yang dibuat, Johnson ditemani dengan istrinya, Becky.

Seperti dilansir oleh Bloomberg (21/7), Johnson mengaku menjadi youtuber sejak tiga tahun lalu. Tujuan awalnya untuk mengadvokasi petani tentang teknologi yang mereka gunakan. Petani muda tersebut menggunakannama  akun “The Johnsons”.

Saat ini Johnson dan Becky memiliki sekitar 300.000 pengikut dengan dengan 50 juta tampilan video. Konten video mereka buat kebanyakan berisi tentang keadaan ekonomi pedesaan yang tertekan. Dan meningkatnya minat konsumen tentang bagaimana makanan diproduksi.

“Ya, kami menggunakan GMO (Genetically Modified Organism) dan menggunakan pestisida Ada alasan nyata mengapa kami menggunakan hal-hal itu,” kata Johnson dalam sebuah wawancara. Dia menggambarkan perannya sebagai penyeimbang dalam diskusi yang sering didominasi oleh kritik terhadap praktik pertanian modern.

The Johnsons tidak sendiri. Menurut survei Pusat Penelitian Pew pada 2018, YouTube adalah media sosial paling populer. Sebanyak 59% komunitas pedesaan di seluruh AS, menggunakan salah satu  unit milik Google tersebut.

Menurut Keith Good, manajer media sosial di Farmdoc di University of Illinois, selama setahun terakhir, jumlah petani yang memposting  video di media sosial meningkat dramatis. Farmdoc adalah proyek yang diciptakan untuk menyediakan data dan analisis online, yang akan membantu pengambilan keputusan untuk pertanian  berisiko.

“Organisasi pertanian telah mendorong produsen berbagai komoditas pertanian untuk menjadi bagian dari percakapan di media sosial,” kata Good.

Suzanne Cook (37), petani perempuan pemilik akun Youtube dengan nama WT Farm Girl, mengaku memiliki hampir 40.000 pengikut. Dia mendokumentasikan pengalamannya, tentang tantangan yang dihadapi dari ketika mulai belajar menjadi petani hingga aktivitas kesehariannya, di depan kamera.

Cook mengadvokasi lebih banyak perempuan untuk terlibat dalam pertanian. Banyak dari penonton video yang dibuat tertarik untuk belajar tentang pertanian. Sekitar 10% dari penontonnya adalah perempuan, dari berbagai umur.

“Untuk perempuan,  lebih sulit karena kebanyakan pria tidak menganggapmu serius. Tapi YouTube telah membantu saya karena banyak pengikut yang  membesarkan hati Saya,” katanya.

Josh Draper, atau Stoney Ridge Farmer, memiliki lebih dari 220.000 pengikut setelah perjalanannya membangun peternakan sapi generasi pertama dari perkebunan tembakau yang bobrok. Sebagai veteran Angkatan Udara A.S.

Draper menganjurkan agar lebih banyak veteran bergabung dengan pertanian. Dia juga ingin menunjukkan bahwa dia membudidayakan ternaknya secara manusiawi dan dengan rasa hormat.

Draper memutuskan untuk mulai menulis blog karena banyak orang kembali ke pertanian. Dia membeli kamera, membuat beberapa video lebah madu, diikuti dengan video saat Draper mengasah mesin pemotong rumput.

Video online yang diproduksi oleh Zach dan Becky Johnson terkadang menyajikan informasi tentang bentuk obrolan suami dan istri. Materi pelajaran dapat berkisar dari penggunaan berbagai teknologi baru, hingga bagaimana mereka memanen petak uji kedelai mereka.

“Saya suka pertanian, yang menjadi jalan hidupku. Dan pertanian adalah sumber kehidupan untuk semua teman dan keluargaku,” ujar Zach Johnson.

Seperti banyak youtuber lain, Johnson menjual komoditas yang ditanamnya sendiri, berbicara di depan umum, dan menampilkan dukungan dalam videonya. Hal tersebut membantunya menghasilkan tambahan pendapatan, yang ia peroleh dari iklan YouTube.

“Orang-orang ingin tahu tentang dari mana asal makanan mereka, dan siapa orang yang menanam makanan mereka. Kami memiliki kesempatan yang sangat baik untuk berbicara dengan orang-orang. Mendiskusikan hal-hal tersebut dan menunjukkan kepada mereka mengapa kami melakukan aktivitas di lahan,” pungkas Johnson. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here