Dirsar PG Meinu Sadariyo: Petro Ningrat Pupuk Spesifik untuk Tanaman Spesifik

0
87
Dirsar PG, Meinu Sadariyo, dan melon golden yang dipupuk dengan Petro Ningrat (foto: gemahripah.co)

gemahripah.co – Berbarengan dibukanya Petro Agrifood Expo 2019, PT Petrokimia Gresik (PG) meluncurkan produk pupuk baru, NPK Petro Ningrat 12-11-20 pada Jumat (12/6).  Peluncuran produk oleh Direktur Utama PG, Rahmad Pribadi itu, dilakukan di Kompleks Kebun Percobaan PG, Jl. Noto Prayitno, Gresik.

Baca juga:  https://gemahripah.co/untuk-ketahanan-pangan-dan-realisasikan-target-transformasi-bisnis-pg-luncurkan-npk-petro-ningrat/

Menurut Direktur Pemasaran (Dirsar) PG, Meinu Sadariyo, produk tersebut untuk menyasar pasar perkebunan, menyusul Petro Nitrat yang terlebih dahulu diluncurkan pada tahun lalu. Sedangkan PHONSKA Plus yang diluncurkan pada tahun 2016, untuk pasar komersil pertanian,” jelasnya.

Petro Ningrat, jelas Meinu, merupakan pupuk spesifik untuk tanaman perkebunan, seperti kentang, tembakau, cabai, buah-buahan, bawang merah, tomat, dan melon.

“Karena merupakan pupuk spesifik, Petro Ningrat untuk diapliaksikan pada tanaman yang spesifik. Pupuk ini khlornya rendah, jadi memang diarahkan pada tanaman-tanaman yang sensitif khlor, seperti kentang dan tembakau,” paparnya.

Sebelum Petro Ningrat diluncurkan, papar Meinu, pihaknya telah melakukan serangkaian uji coba. Dari hasil uji coba di lapangan, Petro Ningrat terbukti mampu meningkatkan hasil panen tanaman perkebunan antara 10 hingga 37 persen.

Lebih lanjut Meinu menyampaikan, dari uji coba Petro Ningrat pada beberapa komoditas di berbagai daerah, terbukti berhasil meningkatkan hasil panen, baik kualitas maupun kuantitas.

“Seperti misalnya uji coba pada komoditas kentang di Kota Batu, menghasilkan 41,25 ton per hektar, atau meningkat 37 persen.  Untuk uji coba pada tanaman tembakau di Kabupaten Jember,  berhasil meningkat 10,6 persen,” terangnya.

Meinu juga menyampaikan, peningkatan hasil panen juga terjadi pada uji coba komoditas yang sama di Kabupaten Lombok Timur. Aplikasi Petro Ningrat di kabupaten tersebut, mampu meningkatkan panen tembakau sebesar 11,5 %.

“Kami juga melakukan uji coba pada  tanaman bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Ternyata hasilnya meningkat signifikan, sebesar  28,5 persen. Dalam uji coba tersebut, NPK Petro Ningrat diaplikasikan dengan, Petro Biofertil, Petroganik dan ZA,” tegasnya.

Meinu mengungkapkan, Kandungan Nitrogen pada Petro Ningrat berupa Nitrat. Pada tanaman tembakau, Petro Ningrat mampu memperbaiki aroma, warna, rasa dan kelenturan daun.

“Selain itu, Petro Ningrat mampu menjadikan tanaman lebih tegak dan kokoh, serta merangsang pembentukan umbi dan buah,” ujarnya

Saat ditanya tentang kuantum produksi Petro Ningrat, Meinu menyampaikan bahwa untuk premarketing, sementara ini PG hanya memproduksi 2.000 ton. “Seperti produk-produk pupuk baru sebelumnya, kami mulai dengan angka 2.000,” pungkasnya  (Made Wirya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here