Demonstration Farm dari PepsiCo Membantu Petani Menyediakan Produk Pangan Berkelanjutan

0
6
(Foto: PepsiCo)

gemahripah.co – PepsiCo, perusahaan yang bergerak di Industri makanan ringan dan minuman Amerika Serikat, memiliki sekitar 200 demonstration farm (denfarm) di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat sendiri.

Seperti dilansir AG Daily, Wakil Presiden PepsiCo Christine Daugherty mengatakan hal ini dimaksudkan agar bisa bersentuhan secara langsung dengan petani, dalam memecahkan masalah yang mereka hadapi. Denfarm juga bertujuan untuk menyediakan produk pangan yang berkelanjutan bagi konsumen.

“Kami bekerjasama dengan para petani, bagaimana kami dapat membantu dalam pengelolaan air, peningkatan teknologi, atau pengolahan tanah yang inovatif,” kata Daugherty.

Perusahaan dengan pendapatan sebesar $60 miliar per tahun yang memiliki 285.000 karyawan itu, berinvestasi dalam sumber produk mentah secara berkelanjutan. Manajemen PepsiCo  memberikan kesempatan pendidikan bagi petani agar bisa membantu mereka dalam mencapai tujuan tersebut.

Dalam setiap denfarm juga dilengkapi alat pelindung diri bagi petani, drone, hingga pengelolaan air dan pencitraan satelit, tergantung pada lokasi dan kebutuhan daerah. Di negara-negara berkembang misalnya, diberikan informasi yang lebih mendasar tentang alat pelindung diri, aplikasi pupuk, atau bahan kimia. Di negara-negara yang lebih maju, pertanian percontohan fokus pada drone, citra satelit, atau pelayanan air seperti irigasi tetes.

“Pola pikir kami adalah berdampak global, tapi relevan secara lokal. Kami ingin bekerja dengan para petani dalam pengelolaan air yang baik, kesehatan tanah, dan praktik pertanian berkelanjutan Namun, kami harus memastikan bahwa teknologi yang kami bawa relevan dengan kemampuan mereka, komunitas mereka, dan kemampuan finansial mereka untuk diimplementasikan,” ujar Daugherty.

Praktik irigasi alternatif telah berhasil mereka tunjukkan di area denfarm dan diimplementasikan di seluruh wilayah. Irigasi tetes atau sprinkler berhasil menunjukkan kemampuan untuk mengurangi penggunaan air hingga 20 hingga 30 persen, yang secara drastis meningkatkan pengelolaan air.

Di Iowa dan Illinois, pemanfaatan tanaman penutup dan pengolahan tanah alternatif telah mengurangi penggunaan pupuk seperempat hingga sepertiga karena tanah menjadi lebih sehat. Ini adalah kemenangan dua kali lipat karena membantu para petani dalam berhemat biaya produksi, sekaligus memberi produk yang lebih ramah lingkungan kepada konsumen.

Denfarm di Amerika Serikat berupaya menunjukkan manfaat langsung dari penggunaan teknologi drone dan citra satelit. Drone digunakan untuk pengendalian hama dan aplikasi pestisida lokal. Citra satelit dapat digunakan untuk menentukan lokasi tanaman penutup.

Namun, dalam upaya untuk bertemu dengan para petani di mana mereka berada, denfarm juga mengeksplorasi teknologi yang lebih sederhana. Seperti aplikasi telepon pintar yang dapat membuat rekomendasi perawatan berdasarkan gambar yang diunggah.

“Kami ingin para petani melihat hal-hal yang mungkin dapat mereka bawa kembali ke pertanian dan penerapannya, apakah itu sederhana atau canggih. Jika masing-masing petani menjadi lebih baik, maka industri secara keseluruhan menjadi lebih baik,” jelas Daugherty.

Denfarm adalah bagian dari program “Pertanian Generasi Selanjutnya” yang diusung PepsiCo. Aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dan petani hari ini, diharapkan akan bermanfaat bagi petani dan industri pertanian di masa depan.

Tujuannya, seperti tertulis dalam  di situs web PepsiCo, untuk memajukan manfaat lingkungan, sosial dan ekonomi bagi masyarakat di seluruh dunia, dengan mendukung praktik dan teknologi yang mempromosikan peningkatan mata pencaharian petani dan ketahanan pertanian.

“Ada banyak tantangan di luar sana, kami di PepsiCo ingin menjadi bagian dari solusinya. Luasnya jangkauan kami di dunia berarti kami dapat bekerja sama dengan petani, masyarakat dan LSM untuk membuat perbedaan,” pungkasnya. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here