Dalam Waktu Kurang dari Dua Minggu Barantan Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan 41.712 Unggas

0
8
Petugas sedang menunjukkan barang bukti unggas dari luar negeri dan antar wilayah di Indonesia yang gagal diselundupkan. (Foto: Humas Kementerian Pertanian)

gemahripah.co –Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 41.712 ekor unggas. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Barantan, unggas tersebut berasal dari luar negeri dan antar wilayah domestik.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/9/2020), Kepala Barantan Ali Jamil menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan tindakan penahanan, penolakan dan pemusnahan (3P). Karena unggas tersebut tanpa disertai  jaminan kesehatan dan keamanan dari negara atau wilayah asalnya.

Dari hasil pemeriksaan fisik dan pengujian laboratorium, lanjut Jamil, beberapa di antaranya terbukti membawa hama penyakit yang berbahaya.

“Tindakan Karantina 3P ini berhasil kami lakukan berkat kerjasama yang baik dengan aparat keamanan TNI dan Polri serta instansi terkait yakni bea cukai dan imigrasi,” ujarnya.

Jamil menambahkan, pihaknya melakukan peningkatan pengawasan, penguatan sistem perkarantinaan dan laboratorium uji. Selain itu, Barantan juga melakukan edukasi kepada masyarakat secara terus menerus agar patuh dan disiplin melaporkan produk pertanian yang dilalulintaskan baik ekspor, impor, maupun antar wilayah domestik.

“Khusus untuk lalu lintas unggas, kami mewaspadai potensi ancaman penyebaran penyakit Flu Burung atau Avian Influenza (AI) akibat lalu lintas yang tidak sesuai prosedur,” tegasnya.

Jika masuk dan tersebar, tambahnya, tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, namun sangat merugikan secara ekonomi bagi peternak. Selain itu, hal tersebut juga berakibat ditolaknya produk olahan unggas Indonesia di pasar ekspor.

“Guna memperkuat pengawasan, ke depan Barantan akan dilengkapi dengan perlengkapan XRay dan teknologi bio sensor,” pungkasnya. (Made Wirya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here