Berhasil Implementasikan Omni Marketing, Petrokimia Gresik  Menjadi Pemenang dalam Ajang Marketeers Omni Brand of the Year 2020

0
14
Direktur Operasional dan Pemasaran Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih (kanan atas), saat mengikuti pemaparan pendiri MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya (kiri atas), pada acara "Marketeer Omni Brand of the Year 2020" melalui aplikasi Zoom. (Foto: Marketeers TV)

gemahripah.co – Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai pemenang dalam ajang “Marketeers Omni Brand of the Year 2020” yang ditayangkan melalui aplikasi Zoom di Jakarta, Kamis (10/9).

Menurut pihak Marketeers, penyelenggara acara tersebut, Petrokimia Gresik dinilai berhasil mengimplementasikan omni marketing dengan mengintegrasikan pendekatan daring (online) sekaligus luring (offline).

Pengintegrasian dimaksud, dilakukan perusahaan tersebut dalam penyusunan strategi produk, marketing communication, distribution dan berbagai aspek lainnya.

Dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2020) di Gresik, Direktur Operasional dan Pemasaran Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menyampaikan bahwa penerapan strategi omni marketing telah dirumuskan dalam program TBPG (Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik) sejak tahun 2019.

“Petrokimia Gresik melakukan shifting paradigm, salah satunya dari product driven ke market driven. Ini dalam rangka menjawab rencana pengalihan subsidi oleh pemerintah, sehingga Petrokimia Gresik mau tidak mau harus mengembangkan pasar pupuk komersil. Selain itu juga sebagai wujud komitmen perusahaan, sebagai solusi di sektor agroindustri,” ujarnya.

Untuk mendukung inisiatif strategis tersebut, lanjut Digna, Petrokimia Gresik merumuskan tiga pilar transformasi di bidang pemasaran. Pertama, digitalisasi sistem marketing dan sales intelligence. Kedua, revitalisasi kanal penjualan. Ketiga, pengembangan kompetensi dan implementasi insentif untuk para salesperson.

“Di sisi lain, penerapan omni marketing menjadi sangat penting karena akan terjadi pergeseran usia petani, yang menjadi konsumen  Petrokimia Gresik. Sekarang ini, lebih dari 50% petani berusia di atas 45 tahun,” paparnya.

Beberapa tahun ke depan, tambah Digna, para petani dari generasi yang lebih muda akan mendominasi, dan mereka membutuhkan pendekatan berbeda. Inilah kenapa Petrokimia Gresik  mengimplementasikam strategi omni marketing.

Lebih lanjut Digna menyampaikan, untuk mengoptimalkan proses bisnis, terutama dalam bidang pemasaran, Petrokimia Gresik mengembangkan beberapa aplikasi.

“Aplikasi tersebut adalah Digital Office (paperless), Sistro (sistem antrean truk online), Petro Port (manajemen pelabuhan), Go Crane (manajemen infrastruktur dan alat berat), Petroxfert (aplikasi produk dan budidaya pertanian), WMS (sistem manajemen pergudangan), dan beragam aplikasi lainnya yang mendukung kecepatan proses dan optimalisasi database yang terstruktur,” urainya.

Digna menjelaskan, ekosistem luring juga terus diperkuat. Di antaranya adalah  mengevaluasi distributor untuk produk non subsidi, penambahan fasilitas Mobil Uji Tanah dari 4 unit menjadi 15 unit, dan dukungan lebih dari 29 ribu kios resmi yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, sebagai kanal penjualan daring.

“Pendekatan omni marketing terbukti mampu memberikan dampak signifikan pada beberapa aspek, seperti misalnya peningkatan penjualan. Saat ini Petrokimia Gresik menawarkan kemudahan akses transaksi secara daring melalui marketplace Petromart. Inovasi ini berhasil meningkatkan penjualan ritel daring,” ungkapnya.

Melalui strategi ini pula, jelas Digna,  realisasi penjualan pupuk nonsubsidi meningkat, khususnya Phonska Plus. Di mana angka penjualan pupuk NPK tersebut pada pada tahun 2020 ini meningkat signifikan, dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hingga akhir tahun, kami kembali menargetkan untuk menjadi market leader di sektor pupuk nonsubsidi, khususnya NPK dengan produk unggulan Phonska Plus. Berdasarkan survei Kadence, pada tahun 2019 Phonska Plus telah menjadi market leader di pasar pupuk nonsubsidi dengan pangsa pasar sebesar 27%,” terangnya.

Semua upaya ini, ujar Digna,  dilakukan untuk menjaga eksistensi perusahaan, mengamankan posisi sebagai market leader, hingga ekspansi  ke pasar ekspor. Salah satu kuncinya adalah melalui pendekatan omni di semua lini. (Made Wirya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here