Berdayakakan UMKM, Kementerian BUMN Selenggarakan PaDi UMKM Virtual Expo 2021

0
11
Kerajinan dari kayu yang diproduksi pelaku UMKM di lokasi obyek wisata Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: Hifdzul Muhammad Siregar)

gemahripah.co – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyelenggarakan “PaDi UMKM Virtual Expo 2021” mulai tanggal 15 hingga 22 Februari 2021.

Menurut Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, dalam keterangan tertulis, pameran dagang platform digital-online tersebut merupakan upaya perlindungan, pendampingan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia, yang terdampak sangat serius pandemi Covid-19.

Penyelenggaraan PaDi UMKM Virtual Expo 2021, lanjutnya, merupakan langkah cepat untuk menindaklanjuti peluncuran online marketplace PaDi UMKM pada Agustus 2020.

“Penyelenggaraan PaDi UMKM Virtual Expo 2021 ini menjadi bagian penting dari kebijakan dan program serta kegiatan Kementerian BUMN,” ujarnya saat pembukaan acara tersebut secara online di Jakarta, Senin (15/2/2021).

Dalam mendorong peningkatan value creation, jelas Pahala, BUMN dapat menggunakan berbagai produk UMKM dalam kebutuhan proses produksi maupun proses kerja, dengan model bisnis yang saling memberikan manfaat dan nilai tambah secara berkelanjutan.

“Sejak sinergi BUMN dan UMKM diwujudkan melalui PaDi UMKM pada Agustus 2020 hingga akhir Januari 2021, sebanyak Rp 11.4 triliun rupiah telah dihasilkan dari total transaksi yang diawali oleh 9 BUMN,” ungkap Pahala.

Hal ini, tegasnya,  merupakan awalan yang baik dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi BUMN ke depan dalam PaDi UMKM.

“Kemitraan BUMN dan UMKM menjadi semakin penting dan strategis untuk terus ditingkatkan dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung dan menguntungkan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan demikian, tambah Pahala, peningkatan ketahanan dan daya saing beragam produk karya anak bangsa Indonesia dapat mengalami peningkatan dengan multiplier effects yang positif terhadap upaya bersama.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting, selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa acara itu diikuti oleh 244 UMKM.

Para peserta, jelasnya, difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).

Selain itu organisasi yang memfasilitasi peserta adalah Bhayangkari (organisasi istri anggota POLRI), Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Masing-masing institusi tersebut bertindak sebagai organisasi pengampu UMKM.

Selain dirancang menjadi sebuah platform online interaksi bisnis, jelas Loto, PaDi-UMKM Virtual Expo 2021 juga  menggelar kegiatan kategori webinar berupa panel diskusi BUMN.

“Webinarnya dikemas dalam SOENERGY – TALK (State Owned Enterprise Synergy – Talk) dan presentasi produk UMKM dalam mata acara PaDi Pro-Talk. Semua kegiatan bermuara pada tujuan mewujudkan UMKM Tangguh Indonesia Maju,” paparnya.

Loto menjelaskan, para exhibitor di “PaDi UMKM Virtual Expo 2021” berasal dari hampir 100 kota di Indonesia, mulai dari UKM di Aceh Besar yang memproduksi Moringa Tea & Essential Oil hingga UKM produsen makanan olahan dari Teluk Wondama di Papua Barat.

“Semua exhibitor memiliki akun perusahaan yang on-board di online marketplace padiumkm.id sebagai pasar digital pengadaan barang dan jasa BUMN,” pungkasnya. (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here