Hasil Survei: 90% Konsumen Membeli Poduk dari Perusahaan yang Mengimplementasikan CSR

0
29
Konsumen sedang memilih produk beras rendah glikemik di sebuah toko swalayan. (Foto: gemahripah.co)

gemahripah.co – Tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) adalah salah satu strategi perusahaan dalam memikul tanggung jawab sosial kepada konsumen, masyarakat dan lingkungan.

Seperti dilansir Business News Daily, program CSR dari sebuah perusahaan berusaha untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, ekonomi atau lingkungan.

Dalam lingkungan yang sadar sosial seperti saat ini, karyawan dan pelanggan menghargai pekerjaan dan pengeluaran uang mereka kepada perusahaan yang memprioritaskan program CSR.

Katie Schmidt, pendiri dan perancang utama Passion Lilie, mengatakan bahwa perusahaan yang menerapkan CSR memiliki beberapa keuntungan.

“Apa yang dipikirkan publik tentang perusahaan Anda, sangat penting untuk kesuksesannya. Dengan membangun citra positif, menjadikan perusahaan Anda dikenal sebagai perusahaan yang sadar sosial,” kata Schmidt.

Konsumen, karyawan, dan pemangku kepentingan memprioritaskan perusahaan yang sudah menerapkan CSR saat memilih produk atau perusahaan.

Untuk menggambarkan betapa pentingnya CSR, penelitian yang dilakukan oleh Cone Communications menemukan bahwa lebih dari 60% orang Amerika Serikat berharap bisnis akan mendorong perubahan sosial dan lingkungan.

Hampir 90% konsumen yang disurvei mengatakan mereka akan membeli produk dari perusahaan yang mendukung permasalahan yang mereka pedulikan.

Lebih penting lagi, hampir 75% mengatakan akan menolak untuk membeli produk dari perusahaan, jika mereka mengetahui bahwa perusahaan mendukung masalah yang bertentangan dengan nilai yang mereka yakini.

Hampir 90% konsumen yang disurvei mengatakan mereka akan membeli produk karena sebuah perusahaan peduli pada permasalahan sosial, ekonomi dan lingkungan.

Lebih penting lagi, hampir 75% responden mengatakan bahwa mereka akan menolak untuk membeli produk dari perusahaan  yang tidak mempedulikan permasalahan tersebut.

Susan Cooney, Kepala Keragaman Global, Ekuitas, dan Inklusi di Symantec, mengatakan bahwa tenaga kerja yang berkualitas akan memilih bekerja di perusahaan yang peduli pada triple bottom line: manusia, planet, dan pendapatan.

Menyadari betapa pentingnya  program CSR bagi konsumen, karyawan, dan pemangku kepentingan, banyak perusahaan berfokus pada beberapa kategori CSR, utamanya adalah:

  1. Upaya lingkungan

Salah satu fokus utama CSR adalah lingkungan. Bisnis, seberapa pun ukurannya, memiliki jejak karbon yang besar. Setiap langkah yang dapat diambil perusahaan untuk mengurangi jejak karbon akan diapresiasi oleh masyarakat.

  1. Filantropi

Perusahaan dapat mempraktikkan tanggung jawab sosial dengan menyumbangkan uang, produk, atau layanan untuk kegiatan sosial dan organisasi nirlaba.

Perusahaan  besar cenderung memiliki sumber daya yang melimpah, yang dapat membuat berbagai program amal bagi masyarakat. Meskipun demikian, perusahaan kecil pun bisa membuat program CSR yang tidak kalah bermanfaat dan menarik.

  1. Praktik ketenagakerjaan yang etis

Dengan memperlakukan karyawan secara adil dan etis, perusahaan sudah menjalankan CSR. Hal ini terutama berlaku untuk perusahaan multinasional yang berinvestasi di berbagai negara. Di mana negara-negara tersebut memiliki undang-undang ketenagakerjaan yang berbeda dari negara asal perusahaan multinasional tersebut.

  1. Karyawan yang menjadi sukarelawan

Banyaknya karyawan sebuah perusahaan yang menjadi sukarelawan, akan menjadi indikasi ketulusan dan kepedulian perusahaan tersebut pada program CSR.

Dengan melakukan perbuatan baik tanpa mengharapkan imbalan apa pun, perusahaan dapat mengungkapkan kepedulian (dan dukungan) mereka pada masyarakat. Sehingga masyarakat akan mengapresiasinya.  (GR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here